Relawan Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Solok segera bertindak merespons bencana banjir bandang atau galodo yang melanda wilayah tersebut. Mereka turun ke lapangan untuk melaksanakan gotong royong membersihkan fasilitas umum pada Selasa pagi, 22 September 2026.
Sebelumnya, peristiwa alam tersebut menerjang kawasan Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin malam. Bencana ini juga berdampak di sekitar Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Kolaborasi Penanganan Darurat
Dalam kegiatan tanggap darurat ini, relawan PKS bekerja sama dengan unsur Kepolisian, TNI, petugas Pemadam Kebakaran, serta elemen masyarakat setempat. Kerja sama ini difokuskan untuk menyingkirkan material sisa galodo berupa endapan lumpur tebal, bebatuan, serta batang kayu yang menutup jalur utama.
Aksi pembersihan pada 22 September ini merupakan kelanjutan dari asesmen darurat yang dilakukan sebelumnya. Tim Bidang Kepanduan dan Bela Negara PKS Kabupaten Solok telah meninjau situasi di lokasi sesaat setelah air bah menerjang.
Apresiasi dan Imbauan Kewaspadaan
Ketua Satgas Bencana PKS Sumatera Barat, H. Ulyadi, Lc., M.A., memberikan apresiasi atas kecepatan gerak para relawan di lapangan. Ia menyatakan bahwa jajaran kader PKS berkomitmen untuk senantiasa siaga membantu warga yang tertimpa musibah.
"PKS turut merasakan duka mendalam atas bencana galodo di Kabupaten Solok. Aksi pembersihan hari ini adalah wujud nyata kepedulian dan khidmat kita kepada masyarakat. Kita pastikan relawan PKS bahu-membahu bersama Polri, TNI, dan unsur pemerintah daerah agar kondisi fasilitas publik cepat pulih," ujar Ulyadi.
Selain itu, Ulyadi mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang susulan mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi. Saat ini, Tim Satgas Bencana PKS terus memantau situasi dan bersiap menyalurkan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga terdampak.
Sumber informasi: PKS SUmbar