Meskipun hujan di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, telah reda pada Selasa pagi (22/9/2026), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat tetap mengeluarkan peringatan dini. Lembaga tersebut memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan pembaruan data BMKG pukul 08.40 WIB, potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung mulai pukul 08.50 WIB hingga 10.50 WIB. Kecamatan Gunung Talang di Kabupaten Solok tercatat masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai kondisi tersebut.
Wilayah Lain yang Masuk Daftar Peringatan Dini
Selain Gunung Talang, peringatan cuaca ekstrem ini juga mencakup beberapa wilayah lain di Kabupaten Solok seperti Danau Singkarak, Pantai Cermin, Lembah Gumanti, Hiliran Gumanti, dan Danau Kembar.
Potensi serupa turut diidentifikasi di berbagai daerah lain di Sumatera Barat pada Selasa pagi, di antaranya Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanahdatar, Agam, Limapuluh Kota, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, serta Kota Payakumbuh. BMKG juga mencatat potensi dampak yang dapat meluas ke Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman, Solok Selatan, dan Kota Padangpanjang.
Latar Belakang dan Imbauan
Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul peristiwa banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, pada Senin malam (21/9/2026). Peristiwa itu menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka, kerusakan pada kantor pemerintahan serta kendaraan, dan memaksa puluhan warga untuk mengungsi.
BMKG menjelaskan bahwa peringatan dini cuaca ini merupakan produk nowcasting yang menyajikan gambaran kondisi atmosfer terkini serta prakiraan jangka pendek untuk periode 0 hingga 6 jam ke depan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca resmi dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat harus beraktivitas di luar ruangan atau melakukan perjalanan.
Sumber informasi: Padang expres