Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Gabungan Lintas Daerah di Kantor DPD PKS Kabupaten Agam pada akhir pekan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat basis dukungan serta menyinergikan program kerakyatan.
Pertemuan strategis tersebut melibatkan perwakilan Badan Pengurus Harian dari empat daerah tingkat dua, yakni DPD PKS Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Acara dipimpin langsung oleh jajaran pengurus tingkat wilayah, termasuk kehadiran Kepala Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader (BPJE), Kepala Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker), serta Kepala Bidang Pemberdayaan Petani dan Nelayan (BPPN) DPW PKS Sumbar beserta tim.
Fokus Ketenagakerjaan dan Pemberdayaan Petani
Rakor ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pelayanan partai kepada masyarakat pekerja dan petani. Fokus pertama adalah kesiapan masing-masing DPD dalam melaksanakan program Training Orientasi Partai (TOP) secara khusus, serta menjalankan program advokasi dan pemberdayaan bagi pekerja formal mandiri yang dinilai kerap luput dari perhatian.
Selain bidang ketenagakerjaan, sektor pertanian dan kelautan juga menjadi perhatian utama. Seluruh DPD yang hadir sepakat berkomitmen menyukseskan program pemberdayaan petani dan nelayan di wilayah kerja mereka masing-masing.
Matangkan Peringatan Hari Tani Nasional
Sebagai langkah konkret dari komitmen tersebut, forum Rakor mematangkan persiapan menyambut peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September. Puncak rangkaian acara tersebut direncanakan bakal diselenggarakan oleh PKS Sumbar pada tanggal 27 September 2026.
Melalui kolaborasi empat kabupaten dan kota ini, DPW PKS Sumatera Barat berharap seluruh program dari Bidnaker dan BPPN dapat dieksekusi secara masif dan tepat sasaran guna memberikan solusi nyata bagi kesejahteraan kaum buruh, pekerja, petani, serta nelayan di wilayah Sumatera Barat.
Sumber informasi: PKS SUmbar